Sunday, June 17, 2012

Mengapa menangis saat mengiris bawang?


Ga  ada sedih koq nangis? Ga ada masalah koq mengeluarkan air mata?
Setelah diselidiki (kayak detektif conan aja), ternyata si doi lagi mengiris bawang merah...!!! Mengapa menangis saat mengiris bawang? Apakah si doi punya kenangan buruk dengan bawang merah? 

Ini dia penjelasannya...

Bawang merah terdiri dari susunan membran yang mengandung enzim dan senyawa sulfur. Saat kita mengiris bawang merah, berarti kita sedang memecahkan sel-sel yang mengandung enzim dan sulfur tadi. Hal ini menyebabkan terjadi proses kimia dan menghasilkan gas volatil yang mudah menguap.

Saat gas volatil tersebut menguap, maka dia akan bereaksi dengan udara sekitar, sehingga berubah menjadi senyawa sulphuric acid. Sulphuric acid inilah yang membuat mata kita pedih saat mengiris bawang. Mata kita sangat sensitif terhadap senyawa ini. Jadi kita tidak bisa mencegah keluarnya air mata tapi kita bisa meminimalisir.

Semoga postingan ini menambah wawasan kita. Amin
Thanks.

Sumber

Tuesday, June 12, 2012

Mengapa air laut asin?

Pertanyaan di atas merupakan alasan saya untuk menulis postingan yang membahas tentang mengapa air laut bisa asin? Apakah karena orang sering mandi di laut sehingga keringat mereka tertinggal dan menyebabkan air laut menjadi asin?

Itu cuma intermezo saja. Berikut penjelasan ilmiahnya. Sebenarnya semua air di bumi (termasuk sungai, danau, dll) mengandung garam (NaCl), tetapi karena kandungan garamnya sedikit, makanya tidak terasa asin. Tetapi mengapa air laut bisa sangat asin?

Pada awalnya, air laut juga sama seperti air sungai/danau, tidak asin seperti sekarang. Tetapi karena setiap saat air sungai mengirimkan debit air yang bermuara ke laut, makanya garam yang terkandung di dalam air sungai tersebut terakumulasi di lautan sejak berjuta-juta tahun lalu, sehingga sekarang air laut menjadi sangat asin disebabkan oleh banyaknya jumlah garam yang terkumpul di lautan.

Sekedar info,  air laut lebih asin 220 kali lipat dibandingkan dengan air-air lainnya. Tetapi mengapa saat hujan, air sungai tidak menjadi asin? bukankah hujan berasal dari air yang menguap, termasuk dari air laut? Pada saat terjadi proses penguapan, garam yang berada di laut tidak ikut menguap, jadi masih tetap tertinggal di dasar laut.

Itu dia penjelasan singkat mengapa air laut asin. Semoga bermanfaat bagi yang membacanya.
Terima kasih atas waktunya..



Monday, June 11, 2012

Mengapa tangan jadi keriput saat basah?


Sering kita melihat bahwa tangan kita berubah menjadi keriput saat terendam air dalam waktu yang lama. 

Mengapa begitu? Hal ini disebabkan oleh respon dari tangan itu sendiri yang berusaha beradaptasi dengan keadaan basah yang diterimanya. Tujuannya adalah agar tangan tidak licin dan tetap bisa menggenggam sesuatu dengan baik.

Saat tangan menjadi keriput, maka otomatis tekstur dari permukaan telapak tangan juga menjadi berubah. Ada yang menonjol ke atas dan ada juga yang membentuk alur/kanal yang berfungsi sebagai tempat mengalirnya air. Jika diperhatikan tekstur tersebut mirip tekstur yang terdapat pada ban mobil/motor, yang dibuat sedemikian rupa agar mobil/motor tidak mudah tergelincir di aspal saat jalanan sedang basah.Itu juga yang terjadi pada tangan kita, agar tangan tetap bisa menggenggam walaupun sedang basah. 

Itulah penjelasan singkat mengapa tangan jadi keriput saat basah.
Semoga bermanfaat,
Terima kasih sudah membaca artikel ini